Volume 11

Penyayang Anjing Liar

Kisah Perempuan Bercadar Penyayang Anjing Liar

Merdeka.com 2021-03-15 08:48:25
Pecinta anjing liar di Bogor. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Tidak sulit mencari Green House, rumah milik Hesti Sutrisno di kaki Gunung Salak Bogor. Rumah yang dikelilingi tembok setinggi dua meter.

Di batas kampung. Jaraknya sekitar 150 meter dari permukiman warga. Warga dengan ramah menunjukkan alamat Hesti. Bahkan, mereka tak segan mengantar menuju rumah Hesti.

©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Tak ada stigma negatif dari warga terhadap perempuan yang memelihara puluhan anjing di dalam rumahnya. Warga juga tidak terganggu dengan keberadaan rumah yang menampung sekitar 70 anjing liar.

Saat pintu gerbang besi dibuka, terlihat tiga buah kandang besi tertata rapi dan bersih. Isinya beberapa anjing liar. Seorang wanita bercadar menyambut salam.

©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Dia adalah Hesti Sutrisno. Dia mempersilakan masuk ke dalam ruang utama. Tatapan mata nampak pada beberapa tulisan cuplikan ayat Qur’an yang dipajang di sejumlah sudut ruangan. Sama sekali tak ada anjing yang masuk ke dalam ruangan.

Sudah sembilan tahun Hesti memelihara anjing-anjing liar. Semua bermula ketika Hesti menampung seekor anjing kecil yang telantar kelaparan di sebuah rumah kosong kawasan Pamulang. Anjing mungil itu diberi nama Jhon.

©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Peristiwa ini membawa perubahan besar pada hidupnya. Dia semakin menyayangi anjing. Sejak saat itu, Hesti selalu mengambil dan merawat anjing-anjing liar yang ditemui di jalan.

"Total sudah sekitar 70 anjing liar," ujar Hesti.

Tak berselang lama, Hesti mengajak melihat tempat penampungan anjing-anjing liar peliharaannya. Letaknya di bagian belakang rumah. Luasnya sekitar 300 meter. Ketika pintu besi dibuka, puluhan anjing liar langsung menyambut Hesti. Perempuan itu balik memeluk hewan peliharaannya.

"Inilah kecintaan saya kepada mereka," tutur Hesti.

©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Tak ada rasa takut najis saat berhadapan dengan anjing. Hesti menjelaskan cara pandangnya.

"Selama anggota badan pakaian kita tidak terkena air liur mereka, kita tetap suci. Dan jika terkena cukup gampang membasuhnya dengan air dan tanah sesuai syariat Islam," jawabnya.

Selama ini Hesti sanggup menghidupi anjing-anjing liar dengan sumber dana berasal dari penjualan kripik secara online.

Tak Gentar Lawan Jenderal

Manuver AHY Pertahankan Demokrat

Merdeka.com 2021-03-15 06:00:00
AHY tanggapi KLB Demokrat. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Partai Demokrat kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) digoyang 'kudeta'. Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat barisan Jhoni Allen cs yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara, memilih Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai ketua umum.

AHY mengaku tidak akan tinggal diam menyikapi kudeta Demokrat di balik gelaran KLB Deli Serdang. AHY melihat ada pihak-pihak yang berkomplot dengan kekuasaan. Mereka melakukan segala cara dengan mengabaikan konstitusi.

Putra Presiden RI keenam ini menegaskan, hal tersebut contoh buruk bagi demokrasi. Menurutnya, masyarakat juga berpendapat peristiwa kudeta Demokrat sudah keluar jalur.

AHY langsung melakukan manuver untuk mempertahankan Partai Demokrat. Salah satunya dengan mendatangi Kantor KemenkumHAM, Senin (8/3).

AHY menyebut kunjungannya ke Kemenkumham untuk menyerahkan lima kontainer berisi berkas-berkas dan surat berisi laporan pelanggaran anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) yang dilakukan oleh peserta kongres luar biasa di Deli Serdang.

AHY yakin, Kementerian Hukum dan HAM bisa bertindak objektif sesuai bukti yang ada terhadap masalah KLB Demokrat ini. Bahwa KLB tersebut tidak sah dan inkonstitusional.

"Saya memiliki keyakinan Kemenkum HAM memiliki integritas dan juga bisa bertindak objektif menggunakan segala data bukti dan fakta yang kami serahkan hari ini bahwa penyelenggaraannya panitianya pesertanya semua tidak sah sesuai konstitusi partai kami," tegas AHY.

Mahfud MD

©2021 Merdeka.com/Humas Kemenko Polhukam


AHY juga menuju Kantor Kemenkopolhukam di hari yang sama. AHY datang ditemani Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harysa dan Kepala BPOKK Demokrat Herman Khaeron.

AHY memaparkan masalah partainya kepada Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam). Dia terdengar mengungkapkan soal AD/ART Partai Demokrat tahun 2020 dan soal kedaulatan partai.

Mahfud sebelumnya sudah menanggapi kisruh Demokrat. Dia menegaskan sikap pemerintah tidak menganggap agenda dan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, karena belum dilaporkan secara resmi.

"Jadi ketua umum Demokrat sampai saat ini adalah AHY. Nanti akan timbul persoalan apakah AD-ART yang jadi dasar disebut KLB di Deli Serdang itu sah atau tidak, itu nanti akan dinilai secara terbuka," ujar Mahfud.

AHY mengaku bakal memaafkan Moeldoko jika mengakui kesalahan karena terlibat mengkudeta partainya. Namun, AHY menyatakan kekecewaan terhadap Kepala Staf Kepresidenan itu karena berupaya merebut kedaulatan Demokrat.

"Terhadap KSP Moeldoko, secara pribadi saya tidak ada masalah dengan beliau, tetapi jujur yang membuat saya kecewa, suka tidak suka beliau terlibat GPK-PD, tetapi sebagai manusia biasa tentu kita ada kurang dan salahnya. untuk itu, apabila beliau menyadari kekeliruannya, saya pribadi memaafkannya," kata AHY dalam konferensi persnya, Senin (8/3).

Pendiri Demokrat

©Liputan6.com/Yopi Makdori


AHY juga sempat bertemu dengan beberapa pendiri Partai Demokrat seperti Prof Subur Budhisantoso, Umar Said, Wayan Sugiana, Ifan Pioh, Vera Rumangkang dan Steven Rumangkang.

"Pertemuan ini adalah inisiatif kami bersama untuk merespons gaduhnya pemberitaan akibat oknum-oknum yang mengaku-ngaku sebagai pendiri partai dan seolah-olah meniadakan peran Pak SBY sebagai pendiri dan penggagas Partai Demokrat," kata AHY dalam unggahan Instagramnya, Selasa (2/3).

"Juga gerakan beberapa mantan kader dalam Gerakan Pengambilalihan Kekuasaan-Partai Demokrat (GPK-PD)," tambahnya.

Dalam diskusi sambil makan siang bersama, AHY mendengar langsung dari para tokoh tersebut bahwa klaim-klaim yang disampaikan oleh oknum-oknum tersebut tidak benar.

"Tercetus nama Demokrat adalah hasil diskusi panjang antara Bapak SBY dengan saya di kediaman Bapak SBY, bertempat di Puri Cikeas pada akhir Agustus 2001. Dan nama Partai Demokrat diucapkan langsung oleh Bapak SBY," kata Ifan Pioh, salah satu pendiri Partai Demokrat.

"Warnanya juga dari Pak SBY," tambah Steven Rumangkang.

Para tokoh pendiri pun menegaskan mengecam gerakan GPK-PD apalagi KLB. Mereka mendukung pimpinan dan pengurus sah DPP hasil Kongres V Partai Demokrat, 15 Maret 2020 dalam mengemban amanah ini ke depan. Termasuk juga kepengurusan DPD dan DPC saat ini.

JK

©2021 Istimewa


Jusuf Kalla (JK), Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) juga dikunjungi AHY untuk meminta saran terkait kekisruhan kali ini yang dialami partainya, Minggu (14/3) siang. Dalam pertemuan tersebut AHY didampingi Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Wakil Sekjen Agust Jovan Latuconsina, Wakil Bendahara Umum Lokot Nasution, dan Deputi Balitbang Partai Demokrat Syahrial Nasution.

AHY meminta saran lantaran JK memiliki hubungan sejarah politik yang erat. Sebab kata dia, JK pernah menjadi Wakil Presiden mendampingi Bapak SBY. Partai Demokrat juga kata AHY pernah menjadi mitra strategis bagi Partai Golkar saat dipimpin oleh JK sebagai Ketua Umum. Sementara itu, JK berpesan bahwa regenerasi di partai politik itu penting.

“Kedatangan kami ke sini juga untuk memohon saran dan masukan terkait perkembangan dinamika ekonomi dan sosial-politik nasional saat ini,” kata AHY di kediaman JK.

JK berpesan bahwa regenerasi di partai politik itu penting. “Partai Demokrat sudah baik dalam memberi contoh tentang regenerasi di partai politik,” kata JK.

JK pun mengingatkan untuk tetap memikirkan pemilih tradisional. Terkait permasalahan yang terjadi di tubuh Partai Demokrat akhir-akhir ini, JK berpesan agar AHY dan pimpinan Partai Demokrat bersabar.

Bersih-bersih 'Paham' Moeldoko

©2021 Liputan6.com/Ditto Radityo


Pihak Demokrat AHY langsung melakukan bersih-bersih pengurus daerah pasca gelaran Kongres Luar Biasa (KLB) kubu Moeldoko pada 5 Maret lalu. Sejumlah kader yang terbukti turut serta dalam KLB di Deli Serdang tersebut langsung dipecat.

Empat ketua Ketua DPC Partai Demokrat di Sulawesi Selatan misalnya. Mereka adalah ketua DPC Kabupaten Sidrap, Barru, Pangkep dan Takalar. Seluruhnya sudah dipecat dan posisinya digantikan Plt.

Selanjutnya, tiga ketua DPC Demokrat di Sumsel dan empat kadernya. Mereka ketahuan datang ke acara KLB yang mendaulat Moeldoko sebagai ketua umum partai.

Ketiga ketua DPC itu adalah Ogan Ilir, Addinul Ikhsan Ketua DPC Musi Banyuasin Hairul Ilyasa dan Ketua DPC Demokrat Pagaralam Gio Fernando.

Sementara empat kader yang turut diberhentikan adalah pengurus DPC Demokrat Palembang, Penukal Abab Lematang Ilir, Musi Rawas, dan mantan Ketua DPC Demokrat Ogan Komering Ulu Timur.

Berikutnya, ketua DPC Bantul dan Kabupaten Sleman dipecat dari jabatannya. Keduanya dianggap terpapar 'paham' Moeldoko karena hadir di Deli Serdang.

Ketua DPD Demokrat DIY, Heri Sebayang mengatakan, pemecatan kepada kedua ketua DPC ini telah dilakukan.

DPD Demokrat Jawa Timur pun tak terbebas dari paham Moeldoko. Ada sejumlah pengurus daerah yang ikut dalam KLB di Deli Serdang tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengatakan, pihaknya menemukan beberapa pengurus DPC Demokrat di Jatim yang terlibat KLB versi Moeldoko itu.

Menurut informasi pengurus yang terpapar KLB Deli Serdang berasal dari DPC Demokrat Ngawi dan DPC Demokrat Sumenep. Mereka terdiri dari unsur pimpinan di DPC Demokrat Ngawi dan Sumenep. Posisi mereka pun sudah diganti dengan pelaksana tugas.

Biar Tak Putus Nyambung

Bosan Asmara Putus-Nyambung, Pasangan Ukraina Hidup Pakai Borgol Bersama

Merdeka.com 2021-03-14 18:18:39
Pasangan ini borgol tangan agar terus bersama. ©REUTERS/Gleb Garanich

Sales penjual mobil Alexandr Kudlay, 33 tahun, dan ahli kecantikan Viktoria Pustovitova, 28 tahun, keduanya asal Ukraina, bosan dengan hubungan cinta mereka yang sering putus-nyambung.

Mereka akhirnya mencoba melakukan eksperimen yang tak lazim yaitu dengan menjalani kehidupan sehari-hari secara bersama-sama selama tiga bulan. Caranya dengan memborgol salah satu tangan masing-masing hingga mereka tidak bisa dipisahkan.

Dilansir dari laman Reuters, pekan lalu, pasangan ini lantas mendapat banyak pengikut di Instagram lewat kegiatan sehari-hari yang mereka jalani dari bangun tidur hingga tidur lagi.

"Dalam hal kenyamanan, setelah menjalaninya berhari-hari, kami mulai terbiasa dan semakin mudah menjalaninya," kata Kudlay kepada kantor berita Reuters di apartemen mereka di sebelah selatan Kota Kharkiv.

Kudlay mengaku dia terpikir ide aneh ini setelah Puspovitova mengatakan dia ingin putus dengan dirinya.

"Kami bisa putus sekali atau bahkan dua kali seminggu. Ketika bertengkar itulah Viktoria sering bilang, 'Aku mau putus,' Lalu saya jawab: Kalau begitu aku akan ikat kamu ke badanku sendiri.'"

Pustovita awalnya menolak ide gila Kudlay itu dan enggan mengangkat teleponnya ketika dia mengajukan usulan itu, tapi akhirnya dia berubah pikiran. Kini sudah sebulan lamanya pasangan ini hidup bersama dalam ikatan borgol, dari mulai pergi belanja ke toko atau mengisap rokok.

"Aku memutuskan ini akan menjadi pengalaman menarik buatku dan membuat hidupku lebih berwarna ketimbang sebelumnya," ujar Pustovitova.

"Aku mencintainya, jadi aku memutuskan mau melakukan ini."

Admine Wong Jowo

Muncul Foto Via Vallen di IG Manchester United, Netizen Heboh 'Admine Wong Jowo Toh'

Merdeka.com 2021-03-14 07:58:55
Selow - Via Vallen. Selow - Via Vallen ©2020 Merdeka.com/Instagram/viavallen

Nama pedangdut Via Vallen kini tengah menjadi sorotan publik. Bagaimana tidak, potret cantik Via Vallen baru-baru ini muncul di akun Instagram official Manchester United @manchesterunited.

Dalam unggahan tersebut, terlihat potret cantik Via Vallen saat bernyanyi sembari menggunakan jersey Manchester United musim ini.

Unggahan akun @manchesterunited itu lantas diserbu oleh netizen Indonesia. Banyak dari mereka yang memberikan komentar-komentarnya.

Bahkan, tak sedikit dari netizen yang bercanda dan mengira admin @manchesterunited adalah orang Jawa. Berikut ulasan lengkapnya.


Muncul Foto Via Vallen di IG Manchester United

©2021 Merdeka.com/Instagram @manchesterunited

Dilansir dari akun Instagram official Manchester United @manchesterunited, akun tersebut membagikan sebuah unggahan yang membuat netizen Indonesia heboh. Akun @manchesterunited mengunggah foto biduan asal Indonesia, Via Vallen di akun Instagram mereka.

Dalam potret yang diunggah pada Sabtu (13/3) malam, terlihat Via Vallen sedang bernyanyi sembari menggunakan jersey Manchester United musim ini.


Menggunakan Caption Bahasa Jawa

Dalam unggahan tersebut, admin Manchester United mengutip lirik dari single Via Vallen. Admin @manchesterunited juga menandai Via Vallen dalam unggahannya itu.

"Seperti lirik dari salah satu lagu andalannya; Sak tenane aku iki pancen tresno awakmu

@ViaVallen yo pancen tenanan tresno karo MU

#ViaVallen @weareunited," tulis akun @manchesterunited dalam unggahannya.


Netizen Heboh: Admine Wong Jowo Toh

Melihat unggahan tersebut, para netizen pun memberikan beragam komentarnya. Banyak dari mereka yang bercanda dan mengira admin Manchester United adalah orang Jawa.

"Buseng buseng admine wong jowoo toh," tulis akun @mr.jeffsmith.

"Adminnya orang Klaten," sambung akun @liputantimnas.

"Admin nya orang kebumen," imbuh akun @wiraasttt_.

Akan tetapi, ada pula netizen yang terheran-heran dengan admin @manchesterunited yang tiba-tiba mengunggah foto Via Vallen.

"Ni akun di hack apa kenapa," tulis @kmktblkm__.

"INI ADMIN KENAPA HEY," sambung @ticoalucindy.


Reaksi Via Vallen

 /></p>
<p style=©2021 Merdeka.com/Instagram @manchesterunited

Via Vallen yang melihat unggahan akun Manchester United lantas memberikan komentarnya. Ia memberikan emoticon love pada unggahan tersebut.

Via Vallen juga terlihat me-repost unggahan @manchesterunited di akun Instagram pribadinya.

Baca juga:
Potret Via Vallen sedang Mangap, Dipuji Cantik Netizen dan Bikin Terpesona
Didapuk Jadi Pengisi Soundtrack Film Disney, Via Vallen Ceritakan Khayalan Masa Kecil
Lihat Aksi Via Vallen Main Futsal, Baju yang Dipakai Malah Bikin Salfok
Potret Terbaru Pedangdut Via Vallen Pakai Hijab, Penampilannya Bikin Pangling
Pembakar Mobil Pedangdut Via Vallen Divonis 6 Tahun Penjara
Pembakar Mobil Via Vallen Dituntut 3 Tahun Penjara

Kisah Mantan Pemain Persib Junior

Kehilangan Satu Kaki, Aditya Mantan Pemain Persib Beralih ke Amputee Football

Merdeka.com 2021-03-10 17:00:00
Kehilangan Satu Kaki, Aditya Mantan Pemain Persib Beralih ke Amputee Football. ©2021 Merdeka.com/Fajri ANF

Kehilangan satu kaki tak menyurutkan tekad atlet sepakbola Aditya (22) yang pernah tergabung dalam Persib U-17 untuk terus berlaga di lapangan hijau. Siang itu di bawah terik matahari, pria yang akrab disapa Adit ini berlatih di lapangan.

Menggunakan penopang di kedua tangannya, satu kaki kirinya terlihat lihai bermain di atas rumput hijau. Kecintaannya pada dunia sepakbola membuat pria yang akrab disapa Adit ini tetap semangat walau telah kehilangan kaki kanannya.

Adit mengalami cedera saat melakukan pertandingan sepak bola pada tahun 2017. Pemuda 23 tahun ini terlibat benturan dengan kiper lawan yang mengakibatkan tulang di kaki sebelah kanannya patah.

©2021 Merdeka.com/Fajri ANF

Berbagai cara pun dilakukan Aditya untuk mengobati cedera yang dialaminya. Mulai dari melakukan pengobatan di rumah sakit sampai pengobatan alternatif. Bahkan akibat keterbatasan biaya, ia terpaksa harus di bawa pulang dari rumah sakit.

Namun sayang, keadaan kaki pria yang pernah membela Persib Bandung U-17 di Piala Soeratin ini tak kunjung membaik. Bak menelan pil pahit, ia hanya bisa berbaring di atas tempat tidur sepanjang hari. Kedua kakinya seolah rindu bermain sepakbola.

©2021 Merdeka.com/Fajri ANF

Selama dua tahun terpuruk dan terkapar di atas ranjang. Pemain sopak bola ini memutuskan hal yang besar dalam hidupnya. Ia memilih mengamputasi kaki kanannya. Keputusan berat ini mengikuti saran dokter yang mengkhawatirkan cidera kakinya akan memperburuk kondisi hingga merusak sel-sel tubuh lainnya.

Hingga akhirnya tepat pada bulan Maret 2019 lalu, kaki kanan pemuda kelahiran Palembang ini diamputasi. Kehilangan kaki kanannya membuat ia merasa cukup terpukul. Ia pun sempat merasa bingung dan putus asa.

©2021 Merdeka.com/Fajri ANF

Seperti pepatah 'Badai pasti berlalu', secercah harapan muncul untuk pria ini. Pria kelahiran 15 Juni 1997 ini berhasil lolos dalam seleksi Indonesia Amputee Football (INAF) atau Sepakbola Amputasi Indonesia. Sepakbola khusus tim dengan pemain yang diamputasi.

Rencananya pada Februari 2020 lalu, pemuda 23 tahun ini akan memperkuat tim Indonesia memperebutkan piala Asia Amputee Football Championship di Malaysia. Namun apa daya, Corona lebih dulu mengadang jalan mengejar karirnya di dunia sepak bola. Ia harus menunda aksinya berlaga di ajang tersebut.

©2021 Merdeka.com/Fajri ANF

Kini, kegiatan Adit hanya fokus melatih fisik. Dengan ketekunan, pemuda ini berlatih lima hari dalam seminggu. Ia tak letih mengasah kemampuan memainkan sikulit bundar dengan satu kakinya. Berharap kompetisi Amputee Football akan segera digelar.

Tiga Jam di Ruang Neraka

Tiga Jam dalam 'Ruang Neraka', Cerita Demonstran Myanmar Ditangkap & Disiksa Tentara

Merdeka.com 2021-03-12 07:28:00
Demonstran Myanmar yang dipukul di dalam tahanan. ©Reuters

Seorang pengunjuk rasa di Myanmar mengatakan dia ditangkap tentara selama tiga jam sebagai bagian tindakan keras terhadap para penentang kudeta militer, mengungkapkan kejamnya perlakukan aparat di mana dia dipukul menggunakan ikat pinggang, rantai, batang bambu, dan tongkat.

Ini merupakan cerita orang pertama yang langka terkait perlakukan terhadap para aktivis yang ditahan. Pria tersebut mengungkapkan kepada Reuters, dia salah satu dari sekitar 60 orang yang dibawa pada Selasa (9/3) oleh polisi di Myeik, kota pesisir selatan, ketika dia bersembunyi di dalam sebuah rumah setelah unjuk rasa dibubarkan polisi.

Seorang juru bicara militer tak menjawab panggilan telepon untuk diminta komentarnya terkait pengakuan pria ini. Kantor kepolisian Myeik juga tidak menjawab panggilan telepon.

Sebelumnya tentara berdalih pihaknya menangani para pengunjuk rasa sesuai aturan.

Pria tersebut menyertai foto yang menunjukkan luka-lukanya di punggung, leher, dan pundaknya. Foto-foto tersebut dipotret oleh keluarganya. Reuters telah memverifikasi bahwa foto-foto tersebut benar merupakan si pria dan keluarganya yang mengambil gambarnya.

Reuters berbicara dengan pria tersebut melalui telepon, tapi tak bisa memverifikasi pengakuannya.


Ruangan neraka

Dia mengatakan, para pengunjuk rasa ditempatkan dalam sebuah truk dan diserahkan ke tentara di pangkalan udara Myeik, di mana para pria dipisahkan dari para perempuan, difoto, dan dibawa ke sebuah ruangan. Pria ini berbicara dalam kondisi anonim karena takut ditangkap lagi.

Reuters tak bisa menghubungi pangkalan udara tersebut untuk dimintai komentar.

“Kami dipukul sepanjang waktu bahkan saat kami berjalan ke ruangan tersebut,” ujarnya, dilansir The Straits Times, Kamis (11/3).

“Kata para tentara, ‘Ini ruangan neraka, mengapa kalian tak merasakannya?’”

Dia diperintahkan berlutut dan lima orang dari kelompok tersebut diminta saling menghadap satu sama lain sementara mereka dipukul di punggung, kepala, leher, dan bagian samping tubuh mereka.

Pria ini mengatakan, dia kemudian dibebaskan bersama beberapa orang lainnya tanpa penjelasan. Beberapa orang lainnya secara resmi ditangkap dan dipenjara.

Reuters juga tak bisa menghubungi pihak lapas untuk dimintai komentarnya.


32 orang ditangkap

Pyae Phyo Aung, mantan anggota persatuan mahasiswa di Myeik yang telah menghubungi para pengunjuk rasa yang dibebaskan, mengatakan kepada Reuters 32 orang ditangkap dalam insiden tersebut, menurut sebuah daftar yang dia bantu kumpulkan untuk kelompok masyarakat sipil. Dia mengatakan melihat pengunjuk rasa lain dengan luka-luka di punggung dan pinggangnya.

“Ketika saya bertemu dengannya, dia bahkan tak bisa duduk,” ujarnya.

“Dia berbaring telungkup karena luka-luka di pinggangnya.”

Myanmar telah berada dalam kekacauan sejak angkatan darat menggulingkan pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi dalam kudeta 1 Februari dan menangkapnya serta politikus lainnya.

Militer menuduh pemilu November 2020 yang dimenangkan secara telak oleh partai Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) berlangsung curang. Setelah kudeta, militer berencana akan menggelar pemilu baru, tapi tanggalnya belum disampaikan secara spesifik.


Tahanan NLD meninggal dalam tahanan

Pasukan keamanan telah meningkatkan tindakan kerasanya terhadap peserta unjuk rasa yang berlangsung setiap hari di seluruh negeri, dan lebih dari 60 pengunjuk rasa telah terbunuh dan 1.900 orang ditangkap sejak kudeta, menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP).

Reuters tak bisa mengonfirmasi angka tersebut secara independen.

Sedikitnya dua orang, keduanya merupakan pejabat NLD, meninggal dalam tahanan sejak Sabtu lalu setelah ditangkap, menurut sumber dari partai tersebut. Namun penyebab kematian mereka belum diketahui.

Militer pun belum mengomentari hal ini.

Baca juga:
Delapan Demonstran di Myanmar Tewas Saat Polisi Menembak ke Arah Massa Anti-Kudeta
Gelombang Warga Negara Myanmar yang Melarikan Diri ke India Terus Bertambah
Dewan Keamanan PBB Gagal Kecam Kudeta Myanmar, Hanya Minta Militer Menahan Diri
Mengurai Kerajaan Bisnis Bayangan di Balik Sumber Dana Militer Myanmar
Myanmar Pecat Dubes Inggris karena Tuntut Pembebasan Aung San Suu Kyi

Rumah Harganya Rp 17.000

Surga Rumah Murah di Italia, Harga Satu Unit Hanya Rp 17.000 Tanpa Syarat Deposit

Merdeka.com 2021-03-13 07:13:00
Rumah kuno di kota Laurenzana, Italia, yang dijual seharga Rp 17.000. ©Comune Laurenzana/CNN

Kota Troina di Sisilia baru-baru ini menjual sejumlah rumah terlantar di pasaran, sementara Mussomeli dan Zungoli hanyalah beberapa tempat menarik di negara Eropa yang telah meluncurkan skema serupa selama beberapa tahun terakhir.

Tetapi kota Laurenzana yang tidak berpenghuni, yang terletak di wilayah Basilicata Italia Selatan, mempermudah beberapa aturan untuk skema rumah murah, yang diluncurkan bulan lalu.

Aturan skema rumah murah di berbagai kota berbeda, skema rumah murah biasanya mengharuskan pembeli untuk menyerahkan jaminan deposit, biasanya antara 2.000 euro dan 5.000 euro atau sekitar Rp 34 juta dan Rp 85 juta yang dikembalikan kepada para pembeli saat perbaikan rumah mereka selesai.

Namun, mereka yang membeli salah satu rumah terlantar di kota kuno Italia ini tidak perlu menyerahkan deposit.

“Kami ingin membantu pendatang baru membeli rumah impian mereka tanpa mempersulit mereka untuk mengikuti prosedur yang membosankan dan persyaratan yang ketat,” jelas Wali Kota Laurenzana, Michele Ungaro kepada CNN, dikutip Jumat (12/3).

“Terkadang sulit untuk mengarahkan melalui regulasi, terutama jika Anda orang asing. Kami ingin petualangan ini menyenangkan, bukan beban.”

“Makanya kami tidak meminta jaminan setoran untuk memastikan pengerjaan cepat selesai. Kedengarannya seperti ancaman. Kami mengandalkan itikad baik dan komitmen pembeli, tetapi kami akan terus memantau pekerjaan yang sedang berlangsung dan status renovasi.”

Pemerintah juga memilih untuk meminimalkan biaya dokumen, sementara pembeli juga akan mendapat manfaat dari pajak lokal Italia selatan yang relatif rendah.

Namun, seperti kebanyakan skema rumah 1 euro, pembeli harus setuju untuk menyelesaikan renovasi properti mereka dalam jangka waktu tertentu. Pengerjaan renovasi harus mulai tidak lebih dari tiga bulan setelah pembayaran dan harus rampung dalam tiga tahun.

Pembeli juga harus mengajukan detail rencana pengubahan gaya bangunan sebelum permintaan mereka dipertimbangkan. Bahkan, Ungaro merekomendasikan mereka yang tertarik mulai membuat proposal bahkan sebelum berhubungan dengan timnya.

“Jika kami dibanjiri surel dari orang-orang yang hanya mengatakan 'Saya ingin membeli rumah seharga 1 euro' tanpa rincian lebih lanjut, kami tidak akan mendapatkan apa-apa,” jelasnya.
“Target adalah yang terpenting. Akan sangat membantu dalam mempercepat proses jika pembeli yang tertarik langsung berhubungan dengan rancangan rencana tentang apa yang akan mereka lakukan dengan properti baru mereka dan berapa banyak uang yang mereka rencanakan untuk diinvestasikan dalam perancangan ulang.”

Rumah terlantar yang dijual di Laurenzana terdapat dalam berbagai ukuran dan jumlah pekerjaan perbaikan yang diperlukan juga berbeda dari satu properti ke properti lainnya.


Pangkas biaya akta pembelian

Orang yang telah mengajukan proposal diminta untuk menunjukkan ukuran rumah yang mereka minati dan menjelaskan akan mengubahnya menjadi jenis bangunan apa, apakah itu rumah musim panas pribadi, tempat usaha atau toko, sehingga wali kota dapat mengalokasikan properti yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Rumah yang tersedia berkisar dari 40 hingga 150 meter persegi.

Meskipun calon pembeli akan diberikan foto rumah pada kesempatan pertama, mereka harus mengunjungi properti itu sendiri untuk meresmikan penjualan.

Karena pembatasan perjalanan masih diberlakukan akibat pandemi Covid-19 dan sebagian Italia berada di bawah lockdown regional, kecil kemungkinan penjualan akan diproses dalam beberapa bulan ke depan.

Namun, Ungaro ingin membuat skema semenarik mungkin untuk memikat pendatang baru ke kota itu setelah perbatasan dibuka kembali.

“Kami juga senang bisa memangkas biaya akta pembelian,” ujarnya.

“Orang tidak perlu membayar notaris sebesar 2.000 euro (Rp 34 juta) untuk formalitas hukum seperti itu, kantor balai kota akan mengurusnya hanya dengan 300 euro (Rp 5 juta).”

Saat ini, ada sekitar 10 rumah tua yang dibanderol dengan harga 1 euro.

Meskipun rumah-rumah itu telah ditinggalkan puluhan tahun lalu oleh keluarga yang bermigrasi untuk mencari masa depan yang lebih cerah, wali kota mengatakan kondisinya masih baik.

Sementara 40 bangunan kosong lainnya yang juga membutuhkan perawatan, membutuhkan pemilik baru untuk memperbaikinya.


Investasi ratusan juta

Menurut Ungaro, pembeli harus bersedia menginvestasikan setidaknya 20.000 euro atau sekitar Rp 343 juta untuk mengembalikan bangunan sebagaimana sebelumnya.

Selain itu, ada sejumlah rumah dengan harga murah yang dibenahi ulang untuk dijual di kota itu, dan Ungaro mengatakan pemiliknya dengan senang hati bernegosiasi. Karena biaya per meter persegi di Laurenzana kira-kira 500 euro (sekitar Rp 8,5 juta), 25.000 euro atau sekitar Rp 429 juta dapat membeli rumah siap huni seluas 50 meter persegi.

Kota ini merupakan labirin gang-gang berbatu yang sangat sempit, yang dikenal sebagai "strettele", sementara belasan lorong melengkung menghubungkan rumah-rumah lama dan yang lebih baru.

Ruang sangat terbatas di beberapa bagian sehingga orang yang lewat harus melewati rumah-rumah, sementara tetangga harus bergiliran membuka jendela mereka.

Karena Basilicata relatif tidak terlihat, keramaian tidak menjadi masalah di wilayah tersebut dan Laurenzana adalah salah satu tempat peristirahatan yang paling terpencil. Kota ini ramai selama musim semi dan musim panas, ketika banyak keluarga kembali ke rumah mereka untuk menikmati cuaca yang hangat.

Rumah batu dan bata merah yang dijual berasal dari tahun 1800-an dan semuanya terletak di distrik tua, dekat dengan toko-toko dan bar.

Banyak yang dilengkapi dengan balkon besi tempa yang indah dan dinding tebal dengan batu-batu besar yang menyembul keluar, serta pintu kayu yang terlepas dari engselnya. Beberapa ram jendela juga terlepas, sementara tumbuhan rimbun merayap di sekitar tangga yang telah using. Sebagian besar rumah memiliki dinding luar bundar yang mengelilingi sudut jalan, serta pintu masuk samping dan lengkungan yang telah diblokir dan ditutup dengan semen.

Populasi kota itu menyusut sejak penduduk setempat mulai beremigrasi untuk bekerja, terutama ke Jerman dan Swiss, pada awal tahun 1900-an, meninggalkan banyak tempat tinggal indah dengan dinding batu tebal berwarna coklat kemerahan.

Hal ini menyebabkan kemunduran arsitektur distrik tua Laurenzana yang indah, yang ingin diperbaiki wali kota. Laurenzana saat ini menjadi rumah bagi sekitar 1.700 penduduk sepanjang tahun.


Reruntuhan kastil

Terletak di jantung cagar alam liar Abetina di pegunungan Apennine, tempat ini dihiasi dengan hutan pohon beech dan cemara putih tempat para bandit dan revolusioner pernah menemukan tempat berlindung.

Pemandangan menakjubkan dari puncak yang mengelilingi kota membentang ke teluk Taranto dan Pollino, taman nasional terbesar di Italia. Sejumlah jalur sepeda gunung dan trekking yang indah untuk bersantai melintasi perbukitan dan aliran sungai yang jernih.

Laurenzana terletak dekat dengan kota Matera, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO, serta sejumlah pantai yang populer seperti Maratea, Praia a Mare, Scalea, Capo Palinuro dan Marina di Camerota.

Kastil abad pertengahan Laurenzana yang menggantung dari tebing, yang membentuk latar belakangnya, pernah berfungsi sebagai biara dan pos terdepan. Legenda mengatakan benteng itu menyembunyikan sekitar 365 kamar "rahasia", satu kamar untuk setiap hari dalam setahun.

Kastil Laurenzana sering digunakan untuk konferensi dan pameran, yang diadakan di bekas gudang senjata, sementara guanya diubah menjadi museum. Dulu kastil ini pernah diserbu oleh bajak laut dan kaum barbar, hanya tiga menaranya yang masih berdiri.

Mereka yang memilih untuk membeli salah satu properti dan pindah ke sini akan dapat menikmati berbagai festival unik yang diadakan di sini sepanjang tahun. Salah satu yang paling populer adalah karnaval musim panas Laurenzana, tempat empat lingkungan bersaing dalam pertandingan abad pertengahan. Perayaan lain melihat para aktor mengenakan kostum dan memerankan kembali kehidupan penjahat lokal Taccone yang populer.

Daerah ini juga merupakan rumah bagi banyak makanan paling lezat dan pedas di Italia, termasuk resep tradisional petani seperti patat chien, sepiring irisan kentang yang diisi dengan keju pecorino, telur, dan potongan sosis tumbuk yang dipanggang di atas perapian.

Nuglia salami, dibuat dengan perut babi dan dibumbui dengan cabai, bawang putih dan adas liar, yang dimakan mentah atau dimasak dengan saus tomat dengan pasta orecchiette.

Baca juga:
Penemuan Kereta Kuno Romawi Berusia Ribuan Tahun di Pompeii
Abu Gunung Etna Tutupi Jalan Hingga Mobil Mewah di Italia
Penampakan Letusan Gunung Etna di Italia
Ngerinya Letusan Gunung Paling Aktif di Eropa
Sejarah 3 Januari, Deklarasi Pemerintahan Diktator Fasis Italia oleh Benito Mussolini
Italia Mulai Vaksinasi Anti-Covid-19 di Roma, Petugas Kesehatan Giliran Pertama

Misteri Lubang Raksasa

Misteri Munculnya Ratusan Lubang Raksasa Setelah Gempa Kroasia

Merdeka.com 2021-03-14 14:55:00
Kemunculan lubang raksasa setelah gempa Kroasia. ©2021 Merdeka.com

Selasa, 29 Desember 2020 lalu Kota Petrinja, Kroasia diguncang gempa kerak dangkal yang menyebabkan kerusakan serta kepanikan yang luar biasa para penduduknya.

Dilansir dari Liputan6.com, gempa ini memiliki kekuatan 6,4. Pusat gempanya terletak sekitar 3 kilometer arah barat daya Kota Petrinja dan memiliki kedalaman 10 kilometer.

Tak hanya di Petrinja, gempa ini juga dirasakan di hampir seluruh wilayah Balkan. Gempa Kroasia menimbulkan banyak kerusakan dan tujuh orang dilaporkan meninggal dunia.

AFP ©2021 Merdeka.com

Tak hanya mengakibatkan jatuhnya korban dan segala kerusakan, gempa ini menciptakan sebuah fenomena misterius. Fenomena itu berupa munculnya ratusan lubang raksasa yang tersebar di seluruh wilayah Kroasia.

Salah satu lubang muncul pada sebuah ladang di Desa Mecencani, desa yang terletak sekitar 40 kilometer di sebelah barat daya Kota Zagreb, Ibu Kota Kroasia. Dalam sebuah foto yang diambil pada Rabu, 10 Maret 2021 tampak lubang berdiameter luas sudah hampir penuh terisi air. Hal ini membuat sulit untuk memperkirakan berapa kedalaman lubang itu.

AFP ©2021 Merdeka.com

Tak hanya pada ladang, lubang juga muncul pada halaman rumah penduduk di desa itu. Dengan panjang diameter yang mencapai 25 meter dan kedalaman 15 meter, keberadaan lubang-lubang itu menciptakan keresahan yang luar biasa bagi para penduduk Mecencani yang masih berusaha bangkit setelah bencana.

AFP ©2021 Merdeka.com

Menurut pengamat geologi asal Kroasia, Stjepan Terzic, kemunculan lubang itu sebenarnya merupakan fenomena yang normal. Gempa-gempa susulan yang masih terjadi setelah gempa besar 29 Desember berdampak pada kemunculan lubang-lubang di Mecencani dan tempat-tempat lainnya.

“Jadi, lubang-lubang itu muncul dalam waktu singkat. Padahal dalam kondisi normal, butuh waktu puluhan tahun atau bahkan lebih lama lagi,” kata Stjepan dikutip dari AFP News.

AFP ©2021 Merdeka.com

Bagaimanapun, gempa yang terjadi di akhir tahun 2020 itu merupakan rangkaian gempa besar setelah gempa besar pada 22 Maret 2020.

“Balai kota rusak dan batu bata serta tembok plester rubuh. Orang-orang di jalanan panik. Beberapa fasilitas rusak parah sehingga warga takut untuk memasukinya. Kami akan mencoba mencari solusi untuk semua orang yang tidak bisa tidur di rumah mereka dan menyelamatkan mereka,” kata Wali Kota Petrinja, Darinko Dumbovic, dikutip dari Liputan6.com.

AFP ©2021 Merdeka.com

Sementara itu Perdana Menteri Kroasia, Andrej Plenkovic dan Presiden Zoran Milanovic, memeriksa situasi setelah bencana gempa bumi itu.

“Kami sudah memiliki banyak pengalaman dengan gempa bumi. Kami akan membuat daftar kerusakan dan membantu Sisak, Petrinja, dan lainnya sehingga kerusakan segera diperbaiki,” kata Plenkovic.

Lima Pulau di Tengah Danau

Danau Laet Sanggau, Keelokan 5 Pulau di Tengah Danau

Merdeka.com 2021-03-12 14:00:00
Danau Laet Sanggau, Keelokan 5 Pulau di Tengah Danau. ©2021 Merdeka.com/Gebyar Adisukmo

Salah satu surga tersembunyi di Tanah Borneo tepatnya di Sanggau Kalimantan Barat ialah Danau Laet. Keindahan alam yang alami membuat siapa pun yang sampai ke Danau ini dibuat kagum dengan pemandangan alam yang eksotis dan memesona.

Bagaimana tidak, danau yang terletak di kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat ini memiliki 5 pulau kecil di tengah-tengahnya. Kelima pulau tersebut adalah Pulau Ambos, Songe, Penyaok, Nyetnyet dan Lambung.

Tak hanya sekedar dipandang saja, pulau-pulau kecil ini juga bisa dijangkau menggunakan perahu. Cukup menyewa perahu seharga Rp 150 ribu kamu puas mengelilingi danau dan pulau-pulau. Terbayang kan bagaimana asik dan serunya?

©2021 Merdeka.com/Gebyar Adisukmo

Danau yang berada di perbatasan Malaysia ini memiliki hamparan pepohonan yang hijau. Pulau-pulau kecil di sekitarnya menjadi pemanis keindahan danau. Air yang jernih membuat berbagai spesies ikan nampak berkeliaran ke sana kemari mencari mangsa.

Memandang air danau yang tenang pun seolah memberikan kedamaian bagi para pengunjung. Tak cukup sampai di situ saja, keelokan danau ini semakin menawan dengan pemandangan kedua gunung yaitu Gunung Lait dan Gunung Tiong. Panorama gunung, danau dan gugusan pepohonan menjadi perpaduan indah yang memanjakan mata.

©2021 Merdeka.com/Gebyar Adisukmo

Setiap sudut Danau Laet memang tak boleh dilewati begitu saja. Pada tepian danau, kamu bisa menikmati rindangnya hutan bakau. Angin yang berhembus, udara segar yang dihirup setidaknya ampuh untuk menghilangkan penat sejenak.

Berjarak sekitar 80 KM dari kota Pontianak kamu pun bisa bercengkrama bersama orang spesial atau keluarga di danau ini. KeindahanDanau Laet terbukti, danau dengan kedalaman 4,5 meter ini juga menjadi tempat pembuatan film Tanah Surga Katanya.

©2021 Merdeka.com/Gebyar Adisukmo

Sepanjang danau terdapat jembatan yang mengelilingi tepian danau hingga menuju ke tengah danau. Jembatan kayu coklat ini membuat kamu bisa mengabadikan momen di spot terbaik Danau Laet.

Tak hanya cantik saat siang saja, danau ini juga terlihat eksotis untuk menikmati momen matahari pulang ke peraduannya. Gradasi langit berwarna jingga, ungu dan warna danau yang biru membuat Danau Laet menjadi salah satu tempat terbaik untuk menikmati sunset.

©2021 Merdeka.com/Gebyar Adisukmo

Danau yang memiliki luas sekitar 800 hektar ini juga dianggap sebagai miniatur Danau Sentarum, danau yang berada di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Untuk berkunjung, Danau Laet dibuka pukul 08.00-17.00 WIB dengan harga tiket masuk seharga Rp 20.000/orang.

Selain menikmati panorama danau, kamu juga bisa bermalam di Villa Terapung. Sensasi bermalam di tengah danau dengan rumah mengapung. Danau Laet menjadi wisata alam dengan paket lengkap.

Dari Mana Dana Kudeta Militer?

Mengurai Kerajaan Bisnis Bayangan di Balik Sumber Dana Militer Myanmar

Merdeka.com 2021-03-11 07:00:00
Bentrokan di Myanmar. ©2021 REUTERS/Stringer

Militer Myanmar didanai sebagian besar oleh anggaran nasional. Tetapi militer juga memperoleh pendapatan besar dan rahasia dari kepentingan bisnis yang luas:

Di Indoor Skydiving Centre Yangon yang populer, pengunjung dapat merasakan sensasi melompat keluar dari pesawat dari sebuah terowongan vertikal. Tetapi hanya sedikit orang yang menikmati wahana ini menyadari itu adalah bagian dari kerajaan bisnis besar yang dikelola militer.

Menurut para kritikus, jaringan bisnis yang menguntungkan ini memungkinkan kudeta Myanmar dan membuat akuntabilitas militer terjun bebas.

Para pengusaha sipil membicarakan lingkungan seperti “Sisilia di bawah Mafia”, sementara para aktivis mengatakan reformasi demokrasi hanya mungkin terjadi jika “militer kembali ke barak”.

Militer Myanmar atau disebut Tatmadaw - memulai keterlibatannya dalam bisnis setelah kudeta sosialis Ne Win pada 1962.

Selama bertahun-tahun, batalyon militer diharuskan mandiri dan didorong untuk mengembangkan saham di perusahaan lokal guna mendanai operasi mereka.

Meskipun praktik ini telah dihentikan, dua perusahaan yang dijalankan militer didirikan pada tahun 1990-an ketika pemerintah mulai memprivatisasi industri negara.

Kedua perusahaan, Myanmar Economic Corporation (MEC) dan Myanmar Economic Holdings Limited (MEHL), sejak saat itu menjadi sumber utama kekayaan bagi Tatmadaw, dengan kepemilikan saham di berbagai bidang mulai dari perbankan dan pertambangan hingga tembakau dan pariwisata. MEHL juga mengoperasikan dana pensiun militer.

Beberapa pemimpin militer dan keluarganya juga memiliki kepentingan bisnis yang luas, dan telah menjadi sasaran sanksi di masa lalu.

Aung Pyae Sone - putra pemimpin kudeta Jenderal Min Aung Hliang - memiliki beberapa perusahaan, termasuk resor pantai, dan memiliki saham mayoritas di operator telekomunikasi nasional Mytel.

Kepentingan bisnis ini sepenuhnya sulit untuk diukur. Tetapi para ahli mengatakan pengaruh bisnis militer tetap signifikan, meskipun ada reformasi demokrasi baru-baru ini, dan kudeta tersebut sebagian dapat menjadi upaya untuk melindungi kepentingan keuangan ini.


Laporan keuangan bocor

Jangkauan keuangan militer baru terungkap dalam beberapa tahun terakhir.

Sebuah laporan PBB pada 2019, yang didorong penindasan Myanmar terhadap komunitas Rohingya, menyimpulkan pendapatan bisnis meningkatkan kemampuan militer untuk melakukan pelanggaran hak asasi manusia dengan impunitas.

Melalui jaringan bisnis dan afiliasi milik konglomerat, PBB mengatakan Tatmadaw mampu "melindungi dirinya dari akuntabilitas dan pengawasan".

Rincian tentang struktur dan keuangan MEHL juga terungkap dalam dua laporan internal - satu diajukan oleh perusahaan pada Januari 2020, yang lainnya dibocorkan oleh kelompok aktivis Justice for Burma dan Amnesty International.

Laporan menunjukkan perusahaan dijalankan oleh petinggi militer, termasuk beberapa pemimpin kudeta 1 Februari. Sekitar sepertiga dari semua pemegang saham adalah unit militer, sedangkan sisanya dimiliki oleh mantan anggota dan anggota Tatmadaw saat ini.

Laporan yang bocor mengungkapka antara 1990 dan 2011, MEHL membayar para pemegang sahamnya 108 miliar kyats sebagai dividen - senilai USD 16,6 miliar, menurut nilai tukar resmi pada saat itu.

Laporan juga menyarankan agar militer menggunakan saham MEHL untuk menghargai kesetiaan dan menghukum perilaku buruk. Satu tabel mencantumkan 35 orang yang dividennya dilucuti karena alasan seperti desersi dan penjara.
MEHL belum berkomentar secara terbuka atas laporan yang bocor tersebut.


Sanksi untuk militer

Setelah kudeta, kelompok advokasi menyerukan sanksi untuk militer dan aksesnya ke sistem keuangan global. Sejumlah aktivis ingin konglomerasi tersebut juga dibongkar.

Dalam sebuah pernyataan kepada BBC, Justice for Myanmar menuduh militer berada dalam “konflik kepentingan yang melanggar hukum”.

“Kekayaan yang dicuri oleh militer dan bisnis mereka adalah milik rakyat Myanmar dan harus dikembalikan kepada mereka,” jelasnya, dikutip dari BBC.

AS telah menambahkan kedua konglomerasi itu ke daftar hitam perdagangan, dan meluncurkan sanksi baru terhadap tokoh militer dan pemerintah, bersama dengan tiga perusahaan pertambangan. Kanada, Selandia Baru dan Inggris juga menjatuhkan sanksi, meskipun tidak satupun yang fokus pada dua perusahaan tersebut secara langsung.

Menurut para aktivis, sanksi yang secara historis lemah mendorong Tatmadaw untuk melakukan kudeta dan melanjutkan dugaan pelanggaran hak asasi manusia.

Tetapi para ahli mengatakan kepada BBC, ada keinginan kuat untuk meningkatkan sanksi - pada waktu yang tepat.

“Dunia masih menunggu untuk melihat bagaimana ini berjalan,” kata George McLeod, direktur pelaksana Access Asia, sebuah firma manajemen risiko di wilayah tersebut.

“Dari apa yang saya dengar dari orang-orang di dalam, Norwegia mencoba membentuk semacam dasar untuk menghasilkan solusi yang dinegosiasikan."

Sementara itu, kebencian beberapa pengusaha lokal terhadap kekuasaan para konglomerat semakin meningkat.


'Kembali ke barak'

Tatmadaw mulai merasakan tekanan dari investor asing.

Perusahaan minuman Jepang Kirin memutus dua kesepakatan dengan MEHL yang membantunya mendominasi pasar bir Myanmar. Pengusaha Singapura Lim Kaling juga telah menghentikan investasinya di perusahaan tembakau yang terkait dengan MEHL.

Sementara itu, para demonstran memboikot perusahaan yang terkait dengan junta - termasuk toko perhiasan dan rokok.

Namun seruan untuk sanksi internasional tidak universal. China dan Rusia menolak upaya anggota Dewan Keamanan PBB lainnya untuk mengecam Tatmadaw.

Para ahli sepakat meskipun sanksi adalah bagian penting, sanksi harus disertai tekanan hukum dan diplomatik, serta embargo senjata.

Wakil ketua Tatmadaw, Soe Win, mengatakan kepada PBB mereka siap menghadapi tekanan internasional jika perlu.

Mantan penasihat sanksi di Departemen Keuangan AS, Peter Kucik mengatakan tanpa tindakan multilateral, Myanmar sekali lagi bisa menjadi negara yang terbelakang.

“Kelompok jenderal yang berkuasa saat ini kurang lebih adalah kelompok yang sama yang berkuasa di bawah rezim SPDC (junta militer yang memerintah Myanmar dari 1997-2011), dan mereka telah menunjukkan bahwa mereka sangat nyaman tinggal di negara yang terisolasi,” jelasnya kepada BBC.

Tetapi sementara negara dapat bergantung pada perdagangan dari mitra seperti China, pengusaha lokal mewaspadai hal ini.

“Mereka ingin berurusan dengan perusahaan papan atas Jepang, mereka ingin berurusan dengan perusahaan Barat, dan mereka ingin menjadi pemain di panggung internasional dengan cara yang sama seperti Thailand,” jelasnya.

Apa pun yang terjadi selanjutnya, kelompok advokasi mengatakan mereformasi  jaringan perusahaan militer akan menjadi penting untuk reformasi demokrasi.

“Itulah yang diinginkan orang-orang Burma,” jelas Anna Roberts, direktur Burma Campaign UK.

“Mereka ingin militer kembali ke barak, dan mereka menginginkan ekonomi sipil dan pemerintah federal sipil yang menghormati keinginan mereka.”

Terpesona...

10 Pesona Yuni Shara dari Dulu hingga Kini, Bukti Awet Muda

Merdeka.com 2020-05-28 09:30:00
Yuni Shara Awet Muda. Instagram @yunishara36 ©2020 Merdeka.com

Nama penyanyi kawakan Yuni Shara kembali tampil ke publik. Setelah fotonya viral saat sedang menghadapi banjir Jakarta pada Januari lalu, kini ia muncul lagi saat berita wafatnya penyanyi dangdut legendaris Tanah Air, Didi Kempot.

Yuni Shara digadang tengah mempersiapkan lagu baru bersama almarhum Didi Kempot. Bahkan lagu tersebut sudah siap dipasarkan. Namun, apa daya takdir berkata lain. Penyanyi campursari asal Solo tersebut meninggal dunia pada 5 Mei lalu.

Paras cantik Yuni Shara memang selalu memikat siapapun yang melihat. Kakak kandung Krisdayanti ini terlihat awet muda di setiap kesempatan. Seperti apa paras cantik ibu dua anak dari dulu hingga kini ini? Berikut merdeka.com rangkum dari berbagai sumber.


Aktif Menyanyi Sejak 1987

Instagram @yunishara36 ©2020 Merdeka.com


Yuni Shara memang sudah terjun ke dunia tarik suara sejak lama. Penyanyi bernama lengkap Wahyu Setyaning Budi ini pertama kali aktif sebagai penyanyi profesional pada 1987 ketika dirinya berusia 15 tahun.


Menikah Dua Kali

 /></p>
<p style=Instagram @yunishara36 ©2020 Merdeka.com

Penyanyi bertubuh mungil ini memutuskan menikah muda pada usia 21 tahun. Tepatnya pada 1993, Yuni Shara menikah dengan Raymond Manthey. Namun, pernikahannya tak bertahan lama, karena pada tahun yang sama mereka memutuskan untuk berpisah. Pernikahan kedua Yuni bersama Henry Siahaan. Mereka pun hanya sanggup bertahan lima tahun.


Dikaruniai Dua Anak

 /></p>
<p style=©2019 Instagram Yuni Shara


Yuni Shara dan Henry Siahaan yang menikah pada 2002 dikaruniai dua anak, Cavin Obient Salomo Siahaan dan Cello Obient Siahaan. Kini kedua anak Yuni hidup bersamanya dan harmonis sampai sekarang.


12 Tahun Hidup Sendiri

Sejak perceraiannya dengan Henry pada 2008, Yuni Shara betah sendiri. Ia baru sekali menjalin hubungan asmara, yaitu bersama Raffi Ahmad. 

 /></p>
<p style=Instagram @yunishara36 ©2020 Merdeka.com

Setelah mengakhiri hubungan asmaranya dengan presenter Raffi Ahmad, Yuni Shara tidak terlihat punya gandengan baru hingga saat ini. Yuni dalam wawancaranya dengan Deddy Corbuzier mengaku sedang tidak dalam hubungan asmara dengan siapapun.


Masih Aktif Bernyanyi

 /></p>
<p style=Instagram @yunishara36 ©2020 Merdeka.com


Penyanyi berusia 47 tahun ini masih aktif bernyanyi. Ia dikenal sebagai penyanyi yang berhasil menyanyikan ulang tembang yang pernah populer atau biasa disebut cover. Suaranya yang lembut dan eargasm selalu berhasil memikat penggemarnya.


Rencanakan Duet dengan Didi Kempot

 /></p>
<p style=Instagram @yunishara36 ©2020 Merdeka.com

Baru-baru ini ia sedang mengerjakan proyek duet bersama penyanyi campursari legendaris, Didi Kempot. Namun sayang, Didi Kempot sudah pergi mendahuluinya dan belum ditentukan bagaimana nasib lagu duetnya.


Awet Muda

  /></p>
<p style=Instagram @yunishara36 ©2020 Merdeka.com


Tubuh mungil Yuni Shara memang memikat banyak kalangan. Ditambah rambut bondolnya dan paras cantiknya membuat ibu dua anak ini cocok memakai pakaian apapun, bahkan kaos santai sekalipun. 


Tidak Pernah Tua

 /></p>
<p style=Instagram @yunishara36 ©2020 Merdeka.com


Yuni Shara memang dikenal sebagai artis yang awet muda. Penyanyi asal Jawa Timur kini hampir memasuki usia kepala lima. Namun parasnya tetap terlihat cantik dan baby face. 


Tidak Perawatan Berlebih

 /></p>
<p style=Instagram @yunishara36 ©2020 Merdeka.com


Saat di wawancara ole Gofar Hilman di konten YouTube-nya, Yuni Shara mengaku tidak ada perawatan yang mencolok seperti operasi plastik. Ia mengungkapkan hanya merawat dirinya seperti wanita pada umumnya.


Merintis YouTube

 /></p>
<p style=Instagram @yunishara36 ©2020 Merdeka.com


Kini ia sedang merintis akun YouTube pribadi. Ia mengaku sedang mengotak-atik konten apa yang akan ia kerjakan di YouTube.

Melawan Modernitas

Menyusuri Desa Sade, Kampung Suku Asli Sasak Lombok

Merdeka.com 2021-03-12 17:00:00
Dusun Sasak Sade, Kampung Suku Asli Lombok di Tengah Modernitas. ©2021 Merdeka.com

Selain Gili Trawangan, Gunung Rinjani, dan Segara Anak berwisata ke Pulau Lombok tidak lengkap rasanya jika tak menyambangi Kampung Sade. Dusun Sade merupakan salah satu rumpun yang dihuni oleh suku asli Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Di tengah perkembangan teknologi, suku Sasak di Dusun Sade masih kental dengan tradisi dan adat istiadat.

Pasalnya, Dusun Sade seolahtak terpengaruh dengan modernitas zaman. Rumah adat yang terbuat dari anyaman bambu ini berdiri kokoh di antara bangunan modern berdinding tembok dan beratap genting.Antik dan tradisional. Suasana pedesaan kaum pribumi Lombok pada masa lalu masih terasa hingga kini.

©2021 Merdeka.com/Al-Kindi

Saat berkunjung, senyuman ramah penduduk Suku Sasak akan menyambut kedatanganmu di ambang pintu masuk. Kamu akan diajak menyusuri dusun yang berada di desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah ini.

Dimulai dari bangunannya, ada dua jenis bangunan Suku Sasak, yakni Bale Tani, Dan Bale Lumbung. Bale Tani digunakan sebagai tempat tinggal penduduk suku Sasak. Sedangkan Bale Lumbung sebagai tempat penyimpanan hasil bumi.

Berbeda dari rumah biasanya, tempat tinggal suku Sasak masih mempertahankan ciri khasnya sejak dulu kala. Atap rumah dari susunan ijuk, kuda-kuda atapnya memakai bambu tanpa paku, tembok dari anyaman bambu dan langsung beralaskan tanah. Rumah mereka bahkan tak memiliki aliran listrik meskipun jaringan listrik sudah ada.

©2021 Merdeka.com/Al-Kindi

Jika diperhatikan atap rumah di dusun ini dibangun sedikit rendah. Bukan tanpa alasan, hal ini bermaksud agar setiap orang masuk bisa sedikit menundukkan kepala. Simbol itu memiliki makna agar tamu menghormati penduduk yang memiliki rumah.

Ada yang unik dari penduduk Sade, mereka memiliki kebiasaan unik melumuri lantai rumah dengan kotoran ternak. Meski terbilang menjijikkan, penduduk Sasak Sade percaya, lantai yang dilumuri kotoran sapi membuat rumah mereka suci.

Mereka juga memiliki pakaian adat yang menawan, yaitu pakaian adat khas dengan lambung yang dikenakan laki-laki, dan pegon untuk wanita.

©2021 Merdeka.com/Al-Kindi

Tak berhenti di situ, suku Sasak Sade memiliki kerajinan tenun Sesek yang khas dari Suku Sasak. Para wanita biasa mengerjakan kain tenun khas kebanggaan Lombok ini. Mereka membutuhkan waktu sekitar dua minggu hingga 1.5 bulan untuk menyelesaikan satu helai tenun Sesek.

Selain kain Sesek, berbagai kerajinan lain juga dibuat langsung oleh penduduk Sade. Seperti manik-manik gelang, kalung etnik yang cantik. Saat pulang, kamu bisa membeli cinderamata yang tak berkesan dari Dusun Sade.

©2021 Merdeka.com/Al-Kindi

Setidaknya ada 700an jiwa yang menghuni dusun ini. Kamu bisa mendatangi Kampung Sade dengan berkendara 16 km dari Bandara Internasional Lombok. Tidak ada tarif yang dipatok untuk berkunjung di dusun yang cantik ini.

Di tengah modernitas Suku Sasak Sade masih mempertahankan adat dan tradisi mereka. Wajar para wisatawan berbondong-bondong ingin mengenal lebih jauh kampung yang sudah ada sejak 1.500 tahun lalu ini.